Halaman

analisis SWOT

0 komentar

Analisis SWOT menurut Rangkuti (1997:18) “Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi Perusahaan” Analisis SWOT mempunyai peranan penting dalam kemajuan usaha yang akhir-akhir ini semakin kompetitif persaingannya dalam mencapai tujuan. arti dari SWOT adalah Strengths, Weakness, Opportunity, and Threats. Yang artinya Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman. Berikut ilustrasi gambar analisis analisis SWOT menurut rangkuty: Definisi analisis SWOT menurut Tunggal (1994:74-75) adalah sebagai berikut: 1. Peluang (Opportunities) Suatu peluang merupakan situasi utama yang mengguntungkan dalam lingkungan perusahaan. Kecenderungan-kecenderungan utama adalah salah satu dari peluang identifikasi dari segmen pasar yang sebelumnya terlewatkan, perubahan-perubahan dalam keadaan bersaing, atau peraturan, perubahan teknologi, dan hubungan pembeli dan pemasok yang diperbaiki dapat menunjukan peluang bagi perusahaan. 2. Ancaman (Threaths) Ancaman adalah rintangan-rintangan utama bagi posisi sekarang atau yang diinginkan dari perusahaan. Masuknya pesaing baru, perumbuhan pasar yang lambat, daya tawar pembeli dan pemasok utama yang meningkat, perubahan teknologi, dan peraturan yang baru atau yang direvisi dapat merupakan ancaman bagi keberhasilan suatu perusahaan. 3. Kekuatan (Strenghts) Kekuatan adalah sumber daya, ketrampilan atau keunggulan lain yang relatif terhadap pesaing dan kebutuhan dari pasar suatu perusahaan layani atau hendak layani. Kekuatan merupakan suatu kompetensi yang berbeda (destintive competence) yang memberi perusahaan suatu keunggulan komparatif (comparative advantage) dalam pasar. Kekuatan berkaitan dengan sumber daya, keuangan, citra, kepemimpinan pasar, hubungan pembeli/pemasok, dan faktor-faktor lain. 4. Kelemahan (weaknesses) Kelemahan merupakan keterbatasan/kekurangan dalam sumber daya, ketrampilan, dan kemampuan yang secara seerius menghalangi kinerja efektif suatu perusahaan. Dari pembahasan diatas analisis SWOT merupakan instrumen yang ampuh dalam melakukan analisis strategi. Keampuhan tersebut terletak pada kemampuan para penentu strategi perusahaan untuk memaksimalkan peranan faktor kekuatan dan pemanfaatan peluang sehingga sekaligus berperan sebagai alat untuk meminimalisasi kelemahan yang terdapat dalam tubuh organisasi dan menekan dampak ancaman yang timbul dan harus dihadapi. http://zidniikhaira.wordpress.com/2012/03/30/analisis-swot/

kesehatan psikologis harus diutamakan

0 komentar

before




AFTER         
                     Dari kedua gambar diatas, tentu kita bisa mengambil kesimpulan bahwa seseorang yang mengalami stress, takut, cemas akan lebih mudah untuk sakit secara fisik. dibanding dengan orang yang hidupnya santai, tidak stress maupun cemas. dan mengapa hal ini bisa terjadi? 

faktor psikologis, persyarafan, dan imunologi sangat berkaitan. kita menganggap bahwa sakit itu berasal dari mikroorganisme yang jahat yang masuk kedalam tubuh, namun pendapat tersebut tidak dapat sepenuhnya kita benarkan.karena dapat dibuktikan bahwa keadaan psikologis seseorang sangat berpengaruh pada kemungkinan kejadian dia mengalami sakit.

akan saya perjelas dimana keterikatan antara ketiga hal tersebut kenapa dapat dikatakan sangat berikatan. jadi seseorang yang mengalami misalnya strees. dalam keadaan tersebut dapat dikatakan bahwa orang tersebut mengalami ketidakseimbangan psikologis atau psikologisnya sedang turun. dengan turun atau ketidakseimbangan psikologis ini akan berpengaruh pada sistem persyarafan.

system syaraf memiliki neurotransmitter yang memegang peranan penting sebagai operator seluler bagi otak dan sistem persyarafan, ketika operator seluler dilepaskan atau direlease pada saat yang salah yang terjadi adalah tubuh mengalami penyakit. dan ketika seseorang tersebut dikatakan sakit, berarti sistem imun pada orang tersebut turun.

dapat dicontohkan saja sebagai berikut, ada 2 orang anak SMA yang sama-sama akan menghadapi ujian sekolah, siswa A, dia merupakan siswa yang rajin dan dia sudah mempersiapkan materi untuk ujian jauh-jauh hari, berbeda dengan siswa B, dia merupakan siswa yang pemalas, sistem belajarnya pun lebih suka SKS (sistem Kebut Semalam). saat ujian siswa A begitu tenang menghadapi ujian, karena memang segala sesuatunya sudah dipersiapkan sebelumnya. sedangkan siswa B dia begitu cemas, takut, stress menghadapi ujian. alhasil pada saat hari H siswa B malah tidak dapat mengikuti ujian dikarenakan sakit. disini dapat terlihat jelas keterikatan antara ketiganya.

jadi bisa dikatakan begini "jika psikologis atau suasana hati kita sudah sakit maka fisik atau badan kita akan ikut sakit juga"

 jadi, menjaga kesehatan psikologis itu  penting, agar tubuh kita bisa tetap sehat. jadi dapat dibenarkan jika ada pendapat bahwa "sehat itu dari hati"

AW official site | Published by satu-delapan